Kelompok Bermain Mlebu Metu menyapa Cempluk

By

โ€”

1โ€“2 minutes

To read

Ketika realitas sosial tak lagi cukup disuarakan lewat kata-kata biasa, nada dan dawai yang berbicara! ๐Ÿช•๐Ÿ”ฅ

Siap-siap merapat dan merasakan getaran energi dari Kelompok Musik Mlebu Metu! Mengusung konsep musik yang merespon realitas sosial dan menyuarakan jeritan akar rumput, mereka siap menghadirkan suguhan guruh dan penuh daya magis bersama Jatmiko, Fauzi, dan Bambang.

Bukan sekadar pertunjukan musik biasa, ini adalah panggung perjumpaan rasa, cangkrukan budaya, dan ruang menyuarakan kejujuran di tengah riuhnya zaman. Penasaran bagaimana keseruan dan kehangatan aksi mereka di panggung?

Yuk, luangkan waktu dan hadir langsung menyapa mereka!

๐Ÿ“ Lokasi: Laman Pawon Lawasan RT Pitu (RT 07)
๐ŸŽช Acara: Kampung Cempluk Festival ke-16 (@kampungcempluk)
๐Ÿ—“ Tanggal: 22 Oktober 2026
โฐ Waktu: 19.30 WIB โ€“ Selesai

Ajak kawan cangkruk, tetangga, dan keluarga. Mari dengerin irama, rayakan kebersamaan, dan hangatkan paseduluran di pojok syahdu Kampung Cempluk! ๐Ÿ™Œโœจ

#MlebuMetu#KampungCemplukFestival16#KCF16#PawonLawasan#RTPitu#MusikAkarRumput#ResponRealitas#EventMalang#KulinerDanBudaya

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Redy Eko Prastyo (@redyekoprastyo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ama Ndlovu explores the connections of culture, ecology, and imagination.

Her work combines ancestral knowledge with visions of the planetary future, examining how Black perspectives can transform how we see our world and what lies ahead.